Magetan, jendelanusanews.com – Pemerintahan Kabupaten Magetan melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Magetan, menggelar kontes dan lelang tanaman hias Anthurium, Minggu (18/12/2022).
Bertempat di Kebun Refugia Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, kontes dan lelang Anthurium dihadiri oleh Bupati Magetan, Kepala Dinas TPHPKP Magetan, para pecinta tanaman hias yang berasal dari Magetan dan berbagai daerah yang berada di luar Magetan.
Tanaman Anthurium ini merupakan peluang bisnis baru yang menjanjikan. Dimana sekarang banyak dicintai oleh orang yang memiliki hoby valuable seperti memelihara ikan, burung dan juga tanaman hias ini.
Menurut Bupati Magetan Suprawoto, masyarakat Indonesia saat ini kebanyakan perekonomiannya berada di kelas menengah ke atas yang secara otomatis akan menyukai hal-hal yang menarik salah satunya adalah budidaya tanaman hias ini.

“Kelas menengah masyarakat Indonesia itu ada banyak. Dapat dilihat dari rumahnya yang bagus, ikan dan peliharaannya juga bagus dengan harga yang mahal serta tanaman-tanaman Hiasnya pun juga bagus, ” ungkap Suprawoto.
Suprawoto juga menjelaskan bahwa,” kita dapat melihat karakter orang dari apa yang ada di rumahnya”.
Hal tersebut dikatakan Suprawoto saat mengunjungi Kontes dan Lelang bursa tanaman hias Anthurium yang diselenggarakan bersama dengan komunitas tanaman hias Kabupaten Magetan dengan tema “INTIM (Ikatan Anthurium) Anniversary ” Membangun Kebersamaan, Acara ini diselenggarakan selama tiga hari yakni Jumat-Minggu (16-18/12/2022) di Kebun Refugia Kabupaten Magetan.
Menurut Bupati, Magetan dulu dikenal sebagai salah satu kota bunga. Di mana saat berkunjung ke Magetan, bunga adalah salah satu buah tangan yang harus dibeli. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan membangkitkan kembali kejayaan Magetan sebagai kota bunga. Pemerintahan Kabupaten Magetan hadir dengan keberadaan Kebun Refugia ini.
“Kami memiliki cita-cita mengembalikan kejayaan Magetan, salah satunya lewat bunga yaitu Anthurium,” kata Suprawoto.
Bupati juga menambahkan bahwa kontes dan bursa lelang Anthurium ini diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat Kabupaten Magetan untuk menjadikan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Dan kegiatan seperti ini bisa diagendakan menjadi kegiatan rutin.
Ditambahkan Kepala Dinas TPHPKP Magetan Uswatul Hasanah, peserta kontes ini ada 270 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. “Mereka membawa beragam jenis anthurium, seperti jemani hookery, dan mix-campuran,” ujar dia. (ardhi)

