Sangat bermanfaat melayani kegiatan masyarakat
Bojonegoro, jendelanusanews.com Keberadaan Mobil Siaga yang Dibantukan Melalui BKK Desa Oleh Pemkab Bojonegoro Sangat Bermanfaat Bagi Masyarakat. Khususnya Desa yang Jauh dari Kota. Hal itu Dirasa Sangat Membantu Dalam Penanganan dan Kebutuhan Warga. Dari 348 Desa Salah Satunya Desa Growok Kecamatan Dander, Bojonegoro, Jatim yang Sudah Merasakan Keberadaan Mobil Siaga. Hal itu di Sampaikan Kades Growok Wijianto.
Menurut Kades Growok, Wijianto, sebelum ada mobil siaga, banyak warga masyarakat dalam kondisi darurat sangat kebingungan di saat membutuhkan kendaraan untuk ke tempat pengobatan. Namun, lanjutnya, setelah adanya mobil siaga ini sangat membantu dan bermanfaat sekali, khusunya warga Desa Growok.
“Selain pelayanan 24jam warga yang menggunakan mobil siaga tanpa dibebani biaya apapun,” jelasnya.
Lebih jauh, Wijianto mengungkapkan, saat ini dirinya sakit sudah satu setengah tahun. Bahkan harus menjalankan cuci darah seminggu dua kali. Bahkan wijianto menyebut, dirinya tahu persis kalau di Rumah Sakit Umum untuk setiap harinya mobil siaga itu datang dan pergi kurang lebih kisaran limapuluh unit armada guna mengantar pasien yang berada di pelosok-pelosok desa untuk berobat di kota.

“Dari segi pelayanan pemerintah desa (pemdes) tentunya mobil siaga ini sangat mendukung sekali. Karena, pelayanan desa bukan hanya melayani surat menyurat saja, namun untuk pelayanan kesehatan juga sangat diutamakan,” katanya, Senin (11/12/23).
“Bantuan Mobil siaga yang sudah diberikan oleh Pemkab kepada desa-desa yang menerima sangat bermanfaat untuk masyarakat dan melayani 24jam nonstop. Dan pelayanan ini sudah di akomodir oleh desa mulai dari driver, operasional dan lain sebagainya sudah di anggarkan yang bersumber dari APBDes. Dan masyrakat sama sekali tidak dipungut biaya,” lanjut Wijianto menagaskan.
Masih menurut Wijianto, Petugas khusus sebagai driver ambulans atau mobil siaga pun dengan senang hati melayani warga masyarakat dalam 1 x 24jam karena dirinya pun mendapatkan operasional yang bersumber dari APBDes dan termasuk salah satu insentifnya.
“Dan untuk biaya perawatan mobil siaga pada setiap tahunnya anggaran desa sudah di anggarkan oleh desa masing-masing penerima mobil siaga,” pungkasnya.
Sementara itu, Munjono 55th warga dusun gempol desa growok sangat berterimakasih sekali kepada pemerintahan kabupaten, dirinya merasa terselamatkan dalam keadaan gawat darurat (emergency) dan yang mengharuskan dirinya dibawa ke Rumah Sakit Umum Kota. (yy/Sk)

