Dinas Pendidikan Bojonegoro Gelar Komitmen Bersama Jaga Netralitas ASN di Pilkada 2024
Bojonegoro JNN Com Dinas Pendidikan Bojonegoro menggelar acara Komitmen bersama menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024. Jum’at (15/11/2024).
Kepala Dinas Pendidikan Nur Sujito, menyampaikan Kegiatan acara ini dilaksanakan untuk mengingatkan ASN dilingkungan Diknas agar menjaga netralitas
Kegiatan ini diselengarakan guna ,, komitmen Bersama untuk menjaga ASN tetap Netralitas di Pilkada khususnya dilingkungan dinas pendidikan terangnya.
Sementars Ketua Kimisi C DPRD Bojonegoro Supriyanto, didampingi Anggota Komisi C yaitu ,Muchlisin Afan, Natasha Devianti, Sumari, Khoirul Anam, Hafidz Saputra, Diana Hardianti, Hj Siti Robiah, dan Muhammad Rizzi.

Suprianto berpesan kepada, Bapak Ibu Guru juga Kepala Sekolah tetap menjaga netralitas ASN dalan Pilkada tahun 2024. Pungkasnya.
Sementara dari Kepala Inpektorat Bojonegoro, Teguh Prihandoko menyampaikan penting ya Netralitas ASN di Pilkada dikarenakan ASN adalah sebagai pelayanan publik.
Hal ini perlu diingat supaya tidak memihak paslon.ungkapnya
Teguh juga menegaskan karens ASN digaji pemerintah, sehinga wajib menjaga netralitas dan komitmen.
Sementara
Acara yang digelar di aula Diknas ini di hadiri, Ketua komisi C DPRD Bojonegoro dan jajaran, Ketua Inspektorat Bojonegoro, Ketua Komisioner Bawaslu, serta di ikuti oleh Kepala Diknas, kepala sekolah SD ,Kepala SMP se – Kecamatan Kota Bojonegoro dan PPPK.

Ketua Bawaslu Bojonegoro Handoko Sosro Hadi Wijoyo, mengatakan adapun inti dalam materinya yakni memberikan pemahaman ke ASN di lingkup Diknas tentang aturan – aturan bahwa ASN harus netral.
“Tadi kami sampaikan beberapa hal khususnya yang menyangkut undang – undangnya sendiri yang melarang, bahwa dia harus netral, dan juga undang – undang pilkada kaitannya dengan pasal yang bisa mengancam mereka termasuk sangsi pidana”tuturnya
Ketua Bawaslu mengaku juga sangat mengapresiasi yang dilakukan Dinas Pendidikan Bojonegoro, mengingat juga banyak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru di Lantik.
“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Dinas pendidikan, mengingat temen – temen ini rata rata baru PPPk baru kemarin di Lantik, jadi ini langkah Dinas Pendidikan memberikan pemahaman tentang netralitas di PIlkada” ujar Handoko. (Sk/Red).

