Beranda » DIREKTUR PERLINDUNGAN KETAHAN PANGAN KEMENTAN SINERGI DENGAN DINAS PERTANIAN LAKUKAN LANGKAH EFEKTIF ATASI ENDEMIS HAMA TIKUS DESA SUMENGKO KECAMATAN KALITIDU BOJONEGORO

DIREKTUR PERLINDUNGAN KETAHAN PANGAN KEMENTAN SINERGI DENGAN DINAS PERTANIAN LAKUKAN LANGKAH EFEKTIF ATASI ENDEMIS HAMA TIKUS DESA SUMENGKO KECAMATAN KALITIDU BOJONEGORO

Direktur Perlindungan Ketahan Pangan Kementan Sinergi dengan Dinas Pertanian lakukan langkah Efektif atasi endemis hama Tikus desa Sumengko kecamatan Kalitidu Bojonegoro

 

Bojonegoro, JNN.Com. Kegiatan kementrian pertanian melalui Direktur Perlindungan tanaman pangan Pj DPW Propinsi Jawa Timur Dr. Rachmat , S.Si. Msi. Didampingi UPT Pertanian Propinsi Jawa Timur Agus Riadi dan Tim, kunjungan kerja di desa Sumengko Kecamatan Kalitidu Bojonegoro Jawa Timur, pada hari Jum ‘at, 27/12/2024

Kegiatan perlindungan tanaman terhadap serangan hama padi banyak ragam , hama wereng, burung emprit, dan tikus hampir di seluruh wilayah kabupaten Bojonegoro , para petani khususnya tanaman padi mengalami serupa yaitu dari tahun ke tahun terus semakin meningkat , hama tikus terus banyak endemis tikus tahun 2024 ini semakin meresahkan kaum tani .

Kegiatan perlindungan tanaman padi dari serangan endemis tikus tersebut diawali dengan pembacaan susunan acara oleh pemandu acara dan selanjutnya kegiatan Bimbingan teknik Bimtek dari petugas dari UPT Kecamatan Kalitidu yang di ikuti seluruh peserta dari gapoktan se-kecamatan Kalitidu tersebut berjalan lancar.

Sementara sambutan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Helmy Elisabeth, SP. MM. Menyampaikan terima kasih kepada , Kodam V/ Brawujaya, yang diwakili Waka Aster , Letkol Doni, Kodim 0813 diwakili Kasdim Mayor Bambang , Danramil Kalitidu Kapiten Surahmat, Kapolsek Kalitidu AKP. Saefudinuri, Direktur Perlindungan Tanaman Kementrian Pertanian Dr. Rachmat, S.Si Msi , UPT Propinsi Jawa Timur, Agus Riadi , Këtua DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) H.Junaedi dan Tim. Camat Kalitidu yang mewakili, UPT Kecamatan Kalitidu. Kepala Desa Sumengko Rudi Setiawan, semua Dulur-dulur kadang tani .

Bu Helmi (sapaan akrapnya Bu Kadin) bahwa kabupaten Bojonegoro sebagai penghasil gabah terbesar ke tiga se-Jawa Timur, ” kami berharap produksi hasil gabah di Bojonegoro bisa tingkatkan lagi , mengingat ditinjau dari luas lawan pertanian di Kabupaten Ngawi sekitar 50 ribu Hektar, sedangkan luas area lahan pertanian di Kabupaten Bojonegoro 83.ribu hektar, maka perlu adanya solusi seperti, menanam padi cara jejer legowo , study banding terkait bidang pertanian”

Masih menurut Kadin Ketahanan Pangan Helmy, juga Menyapa kepada Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia dan Tim yang baru dilantik ini dapat membantu , Mendampingi pergerakan kiprahnya DPD Tani Mereka Indonesia untuk mengawal program ketahanan pengan nasional sesuai dengan anjuran Presiden RI H. Prabowo Subianto jelasnya.

Sementara Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Bojonegoro (TMI ) H.Junaedi, didampingi Tim Suwahab , SH, Komaruddin, SP., Eko Purnomo, Sukiman.saat dikonfirmasi media ini menyampaikan kami, selalu Mendampingi program pengawalan produk hasil petani padi /gabah , baik pupuk, perawatan perlindungan tanaman padi , kami berharap selama ini kabupaten Bojonegoro, urutan ke tiga se-jawa timur dengan luas dan lahan pertanian Kabupaten Bojonegoro 83 ribu Hektar maka kami sangat yakin dapat ditingkatkan menjadi peringkat kedua , sehingga program ketahanan pangan Nasional dapat terwujud sesuai anjuran Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto, pungkasnya.

Selanjutnya sambutan dari Kementrian Pertanian RI. Yang diwakili Direktur perlindungan tananaman ketahanan pangan nasional , Dr. Rachmat, S.Si, Msi , menyampaikan, terima kasih, kepada Kodam/Brawijaya yang mewakili, Kodim 0813 yang mewakili, Porkopincam, UPT , PPL Kecamatan Kalitidu, dan para Tani desa Sumengko kecamatan Kalitidu.

“Kami mendapat laporan bahwa di desa Sumengko Tamanan padi diserang hama tikus, kami merespon, oleh karena itu mari kita bersama sama semua pihak , untuk berusaha dengan upaya perlindungan produksi tanaman padi secara ramah lingkungan , biasanya hama tanaman padi seperti wereng , tikus selalu hadir di saat muslim tanam padi , mari kita upayakan solusi membuat rumah burung hantu , sebab musuh alami tikus adalah Burung hantu, pada kesempatan hari ini mari Bersama -sama kami mengajak UPT, PPL , Kecamatan Kalitidu , dan para petani kita , untuk membuat “rumah burung Hantu idealnya, setiap lahan pertanian padi luas area lima hektar minimal supaya ada 1 rumah burung hantu” juga seluruh petani untuk selalu kompak bersinergi menjaga merawat produksi tanaman padi dari gangguan hama wereng dan hama tikus. Dengan gotong royong/kompak semoga berhasil. pungkasnya. ,(yy/sk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *