Brutal! Tiga Pria di Gresik Dikeroyok Puluhan Orang
Jendelanusanews.com Gresik –1 1 Maret 2025 Aksi pengeroyokan brutal terjadi di depan Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Sabtu (8/3/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Tiga pria menjadi korban serangan puluhan orang tak dikenal. Mereka adalah Wahyudi (44), Albert Jopyanus Stevenson Nuwa, dan Irsyadul Ibad. Akibat kejadian ini, para korban mengalami luka-luka serius, bahkan salah satu korban harus mendapatkan jahitan di kepala.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini bermula ketika Wahyudi, seorang pengusaha rental mobil, berusaha mengambil kembali mobilnya, Toyota Calya W 1031 CV, yang hilang selama 10 bulan setelah digunakan sebagai jaminan utang oleh penyewanya. Setelah mengetahui keberadaan mobil tersebut, Wahyudi menghubungi pihak yang menguasainya dan bersepakat untuk bertemu di sekitar Stadion Gelora Joko Samudro.
Namun, pertemuan tersebut berubah menjadi insiden mengerikan. Saat Wahyudi dan dua rekannya berusaha meminta kembali mobilnya, tiba-tiba sekelompok orang datang dengan mobil dan motor. Tanpa peringatan, mereka langsung melakukan pengeroyokan terhadap Wahyudi, Albert, dan Irsyadul Ibad.
Tak hanya mengalami kekerasan fisik, para korban juga kehilangan barang-barang berharga. Salah satu pelaku mengambil tas milik Wahyudi yang berisi uang tunai Rp 3 juta, kartu identitas, kartu ATM dari berbagai bank, serta beberapa STNK kendaraan.
Korban Melapor ke Polisi
Usai kejadian, Wahyudi segera melaporkan insiden ini ke Polres Gresik pada hari yang sama pukul 18.27 WIB. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/53/2025/SPKT/POLRES GRESIK/POLDA JAWA TIMUR. Bersama kuasa hukumnya, Dodik Firmansyah, S.H., Wahyudi juga melakukan visum untuk memperkuat laporan.
Dodik menduga bahwa pengeroyokan ini telah direncanakan sebelumnya. Ia mencurigai beberapa pelaku berasal dari Pasuruan, yang berjarak sekitar dua jam perjalanan dari Gresik. “Kalau mereka tiba dalam hitungan menit, ini jelas bukan kebetulan. Kami menduga ada rencana untuk menganiaya klien kami,” ungkapnya.
Desakan untuk Segera Menangkap Pelaku
Dodik meminta Polres Gresik segera menangkap para pelaku, terutama karena kejadian ini bukan hanya sekadar pengeroyokan, tetapi juga melibatkan dugaan perampasan barang milik korban.
“Kami berharap polisi bertindak cepat. Ini bukan hanya soal penganiayaan, tetapi juga ancaman terhadap nyawa klien kami,” tegasnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku dan motif di balik aksi brutal tersebut.(Yudi)

