Sumenep, JNN – Saat ini jarak yang jauh bukan menjadi penghalang untuk menuju daerah. Itupun waktu tempuhnya dapat dipersingkat dengan transportasi udara.
Seperti halnya antara Sumenep, Madura dan Banyuwangi, Jawa Timur. Transportasi udara Sumenep-Banyuwangi, akhirnya resmi terkoneksi. Konektivitas penerbangan pasca dibukanya rute baru penerbangan perintis, Sumenep-Banyuwangi yang diprogramkan Kementerian Perhubungan.
Penerbangan perdana pesawat perintis rute Bandara Trunojoyo Sumenep-Blimbingsari Banyuwangi dilakukan, belum lama ini menggunakan pesawat jenis Cessna Grand Caravan, milik Susi Air. Jarak tempuh penerbangan Sumenep-Banyuwangi hanya 45 menit.
Wakil Bupati Sumenep, Dewi Khalifah dan sejumlah perwakilan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) setempat, ikut dalam kegiatan penerbangan perdana tersebut. Di Bumi Blambangan itu, mereka disambut oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah.
”Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak, sehingga rute penerbangan Sumenep-Banyuwangi yang merupakan kebutuhan dan dinantikan masyarakat akhir terwujud,” kata Dewi Khalifah.
Disampaikan, dengan adanya rute penerbangan Sumenep-Banyuwangi akan lebih mudah menyambungkan masyarakat khususnya di dua daerah tersebut. Bagi warga Sumenep, cukup banyak aktivitas bisnisnya ke Banyuwangi termasuk dari wilayah Kepulauan, sehingga akan mempercepat mobilitas warga.
”Banyak warga Sumenep yang kegiatan bisnisnya di Banyuwangi, sehingga dengan adanya penerbangan ini akan lebih mudah dan cepat. Perbandingannya sangat jauh sekali, jika melewati jalur darat. Belum lagi, kalau macet,” ungkap dia.
Menurutnya, dengan adanya penerbangan Sumenep-Banyuwangi diyakini juga akan menguntungkan dua daerah tersebut di sektor wisatanya. Wisatawan yang ada di Banyuwangi dan Bali diharapkan dapat ke Sumenep begitu juga sebaliknya dari Sumenep bisa ke Banyuwangi dan Bali.
”Tentunya juga. Ini perlu pembenahan di sektor wisata dan menggarap banyak iven-ivent pariwisata yang terkeneksi dengan Banyuwangi dan Bali,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Unit Pengelola Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, M Arqodri Arman menyatakan, rute penerbangan Sumenep-Banyuwangi merupakan jawaban terhadap jarak tempuh perjalanan menuju dua daerah tersebut yang cukup lama.
”Biasanya Sumenep-Banyuwangi perlu ditempuh 10 jam, tapi dengan penerbangan ini bisa hanya 45 menit. Masalah waktu, sudah terjawab dengan adanya rute penerbangan ini,” terangnya.
Tiket pesawat Sumenep-Banyuwangi hanya Rp245 ribu per orang, sedangkan Banyuwangi-Sumenep Rp290 ribu per orang. ”Tidak jauh berbeda dengan menggunakan jalur darat. Jadi murah dan cepat sebenarnya dengan menggunakan jalur udara,” ucap Qodri. (t2k)

