Beranda » Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal Ngawi, Penampilan Dalang Cilik Memukau

Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal Ngawi, Penampilan Dalang Cilik Memukau

Ngawi, jendelanusanews.com – Penampilan dalang cilik Bernadio Aditya Prayoga memukau masyarakat. Ini terjadi dalam pagelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangka Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan tentang Cukai Ngawi.

Pagelaran wayang kulit tersebut digelar pada Rabu malam (20/09/2023) di Alun-alun Merdeka Ngawi. Acara ini kerjasama dengan Kantor Bea dan Cukai Madiun serta Satpol PP Ngawi. Di mana Pemkab Ngawi terus berupaya menekan laju peredaran rokok ilegal

Acara dihadiri Wakil Bupati Ngawi, Dwi Riyanto Jatmiko, Kepala Satpol PP Ngawi, perwakilan dari Polres dan Kejaksaan Negeri Ngawi serta tamu undangan lainnya.

Sebelum Pagelaran Wayang Kulit dimulai, acara diawali dengan penyerahan penghargaan bagi dalang bocah dan remaja oleh Wakil Bupati Ngawi. Hal ini dilakukan sebagai wujud apresiasi bagi generasi penerus yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa.

Kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi perundang-undangan tentang cukai. Bertindak sebagai narasumber, Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai, dari Kantor Bea dan Cukai Madiun, Ibnu Sigit Jatmiko, memaparkan mengenai ciri-ciri rokok ilegal, menjelaskan tentang apa itu cukai serta sanksi bagi pelanggarannya.

“Cukai merupakan salah satu penerimaan terbesar negara yang peruntukannya digunakan bagi peningkatan kesejahteraan, keadilan dan keseimbangan bagi masyarakat, sedang untuk mengetahui ciri-ciri dari rokok ilegal hanya perlu mengingat semboyan 2P2B, yakni Polos, Palsu, Bekas dan Berbeda,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Satpol PP Ngawi, Rahmad Didik Purwanto, mengatakan, sosialisasi pencegahan peredaran rokok ilegal yang dikemas dalam event Pagelaran Wayang Kulit dengan dalang bocah, diharapkan mampu menyasar ke segala elemen masyarakat, sehingga Kabupaten Ngawi bersih dari rokok ilegal.

“Sosialisasi peraturan perundang-undangan tentang cukai ini, dikemas dalam berbagai event, di antaranya melalui pagelaran seni budaya, olahraga serta melalui komunitas hobi. Dengan ini semoga edukasi mampu diterima dengan baik di segala kalangan masyarakat,” tutup Rahmad Didik Purwanto. (ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *