Konon katanya…
Surabaya, JNN – Terdapat sejumlah destinasi wisata di Jawa Timur (Jatim) ditengarai memiliki ‘kekuatan’ mistis bagi pasangan yang sedang menjalin asmara, pacaran.
Dan mahfum jika para pasangan seolah menghidari destinasi yang konon beraroma mistis ini. Bisa jadi karena dilandasi rasa takut alias parno akan jalinan asmara mereka bakal berakhir putus.
Nah… bukan bermaksud menakut-nakuti atau mempercayai hal-hal ghaib. Tulisan ini hanya sekedar menyajikan informasi keberadaan destinasi wisata, yang konon katanya bisa mengakibatkan putusnya jalinan asmara.
Mitos-mitos ini dipercaya menimbulkan dampak buruk buat kelangsungan hubungan pasangan yang berkunjung. Berikut sejumlah destinasi wisata tersebut;
Pantai Kenjeran Surabaya
Pantai Kenjeran Surabaya terletak di Jalan Mentari Kenjeran atau Jalan Raya Pantai Lama No 12, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya bertarif Rp15 ribu untuk tiket masuknya. Selain menyediakan panorama alam yang eksotis, pantai Kenjeran ternyata juga memiliki mitos tak baik buat pasangan yang berlibur ke sana.
Tanpa diketahui jelas awal mulanya, tapi mitos ini telah diyakini ada sejak dulu oleh masyarakat setempat. Warga Surabaya pun pasti sangat paham dengan adanya mitos tersebut. Juntrungnya, pantang sekali untuk berlibur ke sana bersama pasangan, terutama bagi yang belum menikah. Jadi, bila kalian berkunjung ke Pantai Kenjeran dan menemukan sepasang muda-mudi yang berkunjung, besar kemungkinan mereka bukan warga Surabaya.
Air Terjun Sedudo Nganjuk
Masih berhubungan dengan destinasi wisata air, yakni Air Terjun Sedudo. Berlokasi di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk dan berada pada ketinggian 1.438 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Cukup merogoh kocek sebesar Rp10.000 memasuki wisata Sedudo. Menawannya pesona Air Terjun Sedudo benar-benar bikin pengunjung terpana. Namun, siapa sangka kalau Air Terjun Sedudo ternyata menyimpan banyak cerita mistis. Salah satunya, mitos ketidaklanggengan pasangan yang berkunjung ke sana.
Mitos tersebut muncul lantaran adanya kisah cinta seorang pertapa yang dulunya bersemedi di Sedudo. Singkat cerita, cinta seorang pertapa tersebut bertepuk sebelah tangan. Pada akhirnya, si pertapa memutuskan untuk melajang seumur hidup dan bertapa di Air Terjun Sedudo hingga ajalnya.
Si pertapa bersumpah, bahwa pasangan mana pun yang berani mendekati pertapaannya tersebut, maka hubungannya akan kandas. Ngeri akh…
Air Terjun Nglirip Tuban
Nglirip merupakan destinasi wisata air terjun yang tak kalah populer di kalangan para wisatawan. Hawa sejuk dan gemuruhnya suara air terjun, serasa menghipnotis setiap wisatawan yang berkunjung ke sana.
Air Terjun Nglirip berada di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban. Tentunya, dengan akses yang terbilang lancar, wisatawan bisa mengunjungi Air Terjun Nglirip dengan mudah. Keindahan Air Terjun Nglirip tak bisa dibandingkan dengan tiket masuk, yang hanya berkisar Rp5.000 saja.
Konon katanya, penghuni Air Terjun Nglirip adalah Putri Nglirip. Si putri ini bakal merasa terganggu bila ada pasangan yang memadu kasih di tempat tersebut. Menurut kepercayaan masyarakat sekitar, pasangan yang berpacaran di wilayah Air Terjun Nglirip, hubungan asmaranya bakal putus dalam kurun waktu 40 hari.
Air Terjun Coban Rondo Malang
Salah satu destinasi wisata air terjun yang cukup terkenal di Malang, adalah Coban Rondo. Letaknya di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Tiket masuknya berkisar Rp15.000-Rp30.000. Selain menyediakan panorama air jatuh bebas dari ketinggian, juga menyediakan wahana-wahana mengasyikkan seperti labirin, permainan outbond, serta taman bunga.
Di Coban Rondo berkembang sebuah legenda Dewi Anjani yang harus menerima takdirnya, sebagai janda karena ditinggal mati suaminya. Dia merenungi nasibnya di sebuah batu besar di bawah air terjun hingga akhir hayatnya.
Sejak saat itu, timbul mitos jika ada sepasang kekasih yang mengunjungi Coban Rondo, hubungan mereka tak akan bertahan lama, tak langgeng. Si cewek niscaya akan bernasib sama seperti Dewi Anjani, sang penunggu Coban Rondo.
Telaga Sarangan Magetan
Telaga Sarangan. Wisata ini berada di lereng Gunung Lawu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Telaga ini mesti ramai pengunjung, terlebih saat akhir pekan dan musim liburan. Hanya dengan tiket masuk Rp15.000 per orang, wisatawan bisa berlibur sepuasnya di Telaga Sarangan.
Disebut-sebut sebagai tempat persemayaman dua sosok naga yang berjuluk Ki Pasir dan Nyi Pasir. Konon katanya, Telaga Sarangan mengandung kekuatan magis yang bisa bikin hubungan pasangan jadi kandas.
Nah, kembali pada diri masing-masing, percaya atau tidak dengan mitos-mitos tersebut. Namun, perlu diingat, jodoh dan takdir sejatinya yang menentukan hanya Tuhan Yang Mahakuasa, bukan roh penunggu tempat wisata.
Di sisi lain, wisatawan harus selalu menghormati setiap nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat. Menghormati kearifan lokal. (bri-dik)






