Magetan, jendelanusanews.com – PemDes Sundul, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan pada hari ini menggelar Musyawarah Desa Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2022, Kamis (10/11/2022).
Dihadiri oleh Camat Parang Yatmono Tri Handoyo, Kapolsek Parang Danramil Parang, Kepala Desa Sundul, Sunar, BPD, Perangkat Desa setempat, tokoh masyarakat serta undangan, kegiatan ini berjalan dengan lancar bertempat di balai Pertemuan Desa Sundul.
Kegiatan Musyawarah Desa ini diadakan sebagai wujud transparansi Pemerintah Desa kepada masyarakat melalui kegiatan dan anggaran yang tertuang dalam dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sesuai dengan amanat perundang-undangan.

Dalam kata sambutan, Sunar, menyampaikan bahwa sebagai kepala desa akan berkomitmen untuk melaksanakan semua kegiatan yang ada, sesuai rencana yang sudah ditetapkan dan sesuai peraturan yang memperhatikan kepentingan masyarakat Desa Sundul.
Selanjutnya disampaikan oleh Ketua BPD Desa Sundul, bahwa BPD juga akan berkomitmen untuk selalu bekerjasama dengan Pemerintah Desa dan mendukung setiap kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Desa Sundul selama kebijakan tersebut bermanfaat bagi masyarakat dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pada kesempatan yang sama, saat diwawancarai, Sunar mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan agenda kegiatan rutin tahunan, mengenai adanya perubahan buat untuk kegiatan kesehatan dan untuk pembelian alat timbangan bayi.
“Kegiatan kali ini merupakan bentuk transparansi Pemerintah Desa kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa tahu dan memahami pergeseran Keuangan Desa dan penempatan masing-masing pos anggaran, apakah sudah dilaksanakan apa belum,” ujar Sunar.
Untuk tahun anggaran 2022 ini, Sunar mengatakan, bahwa prioritas penggunaan Dana Desa adalah di Bidang Kesehatan, pembelian alat timbangan bayi, dan bidang pertanian berupa pembangunan talud pengairan sawah.
“Selain itu sebagian juga dikemas untuk bidang kesehatan yaitu penanganan pengecekan kesehatan pada lansia dan bayi,” tutup Sunar di akhir wawancara. (ardhi)

