Pamekasan, JNN – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Nico Afinta meninjau pelaksanaan vaksinasi massal berhadiah di Pamekasan, Madura. Kegiatan inovatif ini digelar untuk meningkatkan cakupan vaksinasi di wilayah itu.
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Asisten Teritorial Kodam V/Brawijaya Kol Inf Ahmad Basuki, mewakili Pangdam V/Brawijaya, didampingi Pejabat Utama Polda Jatim dan Forkopimda, serta Kadinkes Kabupaten Pamekasan meninjau vaksinasi serentak di Kabupaten Pamekasan, Rabu (19/1/2022).
Secara khusus, Polda Jatim terus menggenjot vaksinasi di Pulau Madura, demi mencapai target vaksinasi di seluruh Jawa Timur sebanyak 26.109 dosis.
“Target vaksinasi di seluruh Jawa Timur sebanyak 26.109 dosis, sedangkan gelaran vaksinasi di Bakorwil Pamekasan ini ditargetkan 300 dosis vaksinasi dapat tercapai,” ujar Kapolda Nico Afinta.
Usai meninjau pelaksanaan vaksinasi itu, Kapolda Nico Afinta selanjutnya mengikuti zoom meeting bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan para Kapolda di seluruh Indonesia.
Kapolda Nico melaporkan, bahwa jumlah vaksin yang dimiliki Polda Jatim yang saat ini 6 juta dosis lebih, dan diperkirakan cukup untuk vaksin semua masyarakat di Jawa Timur.
Nico juga melaporkan cukupan vaksinasi di Jawa Timur pada semua kalangan. Untuk lansia, vaksin dosis pertama mencapai 67 persen. Remaja 90 persen, dan anak-anak untuk usia 6-11 tahun mencapai 50 persen.
Kegiatan vaksinasi serupa juga dilaksanakan di seluruh Jawa Timur dengan target 26.109 dosis vaksinasi yang tersebar di 121 titik.
“Kegiatan kami vaksinasi sasaran seluruh Jawa Timur ada 26.109 dosis, sedangkan di Bakorwil Pamekasan sasarannya sebanyak 300 dosis,” ucap dia
Untuk meningkatkan animo masyarakat di Jatim dalam pelaksanaan vaksinasi, khususnya wilayah Madura, Polda Jatim berinovasi dengan memberikan kupon undian kepada masyarakat yang mau mengikuti vaksinasi. Kupon undian berhadiah itu nantinya akan diundi setiap akhir bulan.
“Kami mohon kepada masyarakat yang belum melaksanakan vaksin agar segera vaksin. Karena baik Pemkab maupun stakeholder yang lain menyediakan vaksinasi berhadiah,” kata dia.
Artinya, setelah divaksin mendapatkan tanda atau kupon setelah itu kuponnya nanti dimasukkan di kotak di akhir bulan dilakukan pengundian. (t2k)

